Sunday, March 2, 2008

I'm Clever, I'm Smart

Jumat Keana bilang kalo dia nggak mau sekolah lagi, lha.. kok.. Ternyata disekolah temen2nya bilang "Nicholas you are stupid". Wah kaget juga.. kok bisa temennya yang notabene anak TK ngomong begitu. Apa di rumahnya orang tuanya pada ngomong begitu ke anaknya? Aku insya Allah nggak pernah tuh bilang anakku stupid kek, begok kek, jelek kek, apapun yang sejenis, yang kata2nya negatif walaupun dengan becanda karena aku menyakini banget kalo yang keluar dari mulut orang tua tuh adalah doa. Makanya aku kasih nama mereka dengan penuh arti nggak mau kasih nama sembarangan yang asal kedengaran enak aja di telinga. Nicholas Keana itu artinya orang yang menang (Nicholas - German) pemberi kebahagian pada sekelilingnya (Keana - Greek).

Sebenernya dia udah beberapa hari bilang stupid atau bilang "you are stupid". Tapi aku nggak ngerti, aku kira dia cuma niru2 temennya aja. Makanya selama itu aku cuma bilang, nggak boleh ya ngomong stupid karena itu nggak bagus. Tapi ternyata dia toh yang dibilang stupid ama temennya. Erna bilang, pulang sekolah jumat itu dia nangis bilang nggak mau sekolah karena temennya bilang begitu. Wah.. nggak bener nih. Kok gurunya nggak pernah ngomong ya. Senin sih rencananya aku mau nanya tuh sama gurunya. Harusnya gurunya tau dong apa yang terjadi.

Tapi sekarang yang lebih urgent adalah mengembalikan kepercayaan dirinya Keana. Akhirnya aku doktrin aja di pikiran dia dengan kata2 "I'm clever, I'm smart" ('cause you are really a smart and clever boy, baby). Aku ajarin aja kalo temennya ngatain dia lagi, dia harus bilang "no, I'm clever". Dengan termonyong2, belajar lah dia. And it works. Dia gembira banget bisa bilang I'm clever. Terus aku berkali2 tanya sama dia, "who is my clever boy?" atau "who is my smart boy?" dengan semangat dia bakalan jawab "Nicholas Keana". Sekarang malah dia sendiri yang minta ditanya "who is my smart boy" ha..3x. Untung anaknya gampang di motivasi. Segala masalah hilang begitu saja kalo sudah hatinya senang.

Sampai sekarang "doktrinasi" (ha..3x) masih berjalan. Aku mau tau jawaban gurunya hari senin nanti dan reaksi Keana waktu disekolah kayak apa kalo temennya masih juga ngejek yang nggak bener. Aku sih lihatnya ini salah satu proses buat Keana belajar mengenai the real world. Nggak semua orang bisa jadi temen, walaupun kita tetep harus belajar menerima lingkungan dimana kita berada. One step in your life learning about life, Bab.. Just be tough and believe in your self.. and the victory will come...

No comments: